Minggu, 13 Juni 2010

Seputar Dugaan "Pungli' Kantor Departemen Agama Kab Malang


Sebagaimana dilansir beberapa media cetak harian, maka pertemuan untuk mengklarifikasi dugaan pungli terhadap guru swasta dilingkungan Lembaga Al Ma’arif NU Kabupaten Malang telah digelar dikantor PCNU-Kepanjen pada hari Senin tanggal 11 April 2009 yang lalu. Hadir dalam pertemuan tersebut pengurus PCNU, pengurus Lembaga Ma’arif, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Malang dan beberapa undangan lainnya terma suk dari mas media.

Gus Mudjib selaku se kretaris PCNU Kabupaten Malang mengatakan bahwa permasalahan tersebut bukan permasalahan antara PCNU dengan pejabat Departemen Agama Kabupaten Malang, namun semata-mata merupakan tindakan menerima dan melindungi warga NU yang melaporkan permasalahan pu ngutan terhadap tunjangan sertifi kasi guru yang dilakukan oleh pegawai kantor Departemen Agama Kabupaten Malang. Permasalahan ini nanti akan diteruskan kepada Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU (LPBH - NU) Kabupaten Malang.Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Malang mengatakan masih menunggu bukti-bukti terkait dugaan pengutan liar tersebut dan membawa para pelakunya kejalur hukum.

Moch Yahya Abuamar, SH Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang yang menangani bidang hukum mengatakan bahwa pungutan liar itu merupakan tindak pidana korupsi, oleh karena itu dirinya tidak akan setuju bila para pengurus PCNU Kabupaten Malang melin dungi pelaku tindak korupsi itu. Harapan yang diajukan kepada para pengurus PCNU Kabupaten Malang adalah mengawal dan mengajukan pelaku-pelakunya untuk mem pertanggung jawabkan pada aparat penegak hukum. “Semuanya masih dugaan, jadi masih memerlukan bukti yang cukup akurat.” Katanya pada Media Pendidikan. (MD)
Selengkapnya...

Sabtu, 12 Juni 2010

Pemkab Malang Dirugikan Ratusan Juta


Sebagaimana diketahui bersama bahwa setiap pendirian, penambahan dan atau pengubahan suatu bangunan diwilayah Kabupaten Malang diperlukan terlebih dahulu untuk mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan yang lebih dikenal dengan sebutan IMB.

Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Izin Mendirikan Bangunan telah mengatur lebih jelas tentang maksud dan tujuan serta segala persyaratan untuk mendirikan bangunan diwilayah Kabupaten Malang, termasuk didalamnya pengenaan tarif retribusi yang harus dibayar oleh seseorang atau lembaga yang akan mendirikan bangunan.

Berdasarkan temuan di lapangan ternyata sebelum tahun anggaran 2009, banyak bangunan yang didirikan diwilayah Kabupaten Malang tanpa mengantongi IMB dari Pemkab Malang yang dalam hal ini dikelola oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Bangunan bangunan yang didirikan tanpa surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tersebut kebanyakan adalah bangunan gedung dalam katagori angka (19) yaitu bangunan tempat pelayanan pendidikan yang meliputi TK, sekolah dasar, sekolah lanjutan, perguruan tinggi, pendidikan luar biasa dan lain lain.

Dalam pantuan redaksi MEDIA CAKRA, ditemukan banyak bangunan TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang masih belum memiliki IMB. Sebagai ilustrasi, pada tahun 2008 pemerintah telah mengu curkan bantuan untuk pemba ngunan/perbaikan SD dari DAK untuk 202 SD dan MI sebesar Rp.50,5 milyard. Bila SD dan MI penerima dana DAK tersebut membayar retribusi IMB pada saat mendirikan/menambah/merubah ba ngunannya, berapa yang akan diterima oleh Pemkab.


Demikian pula dengan SMP, SMA, SMK yang menerima bantuan pemerintah untuk membangun ruang kelas baru (RKB), Lab Bahasa, Lab Komputer/TIK, Perpus takaan dan bantuan untuk rehab. Bila semuanya membayar retribusi IMB, berapa lagi tambahan yang diterima Pemkab sebagai Penda patan Asli Daerah (PAD). Belum lagi bangunan yang didirikan atas swa daya masyarakat melalui Komite Sekolah.

Kerugian Pemkab atas tidak diterimanya retribusi IMB ini menjadi tanggung jawab siapa ? Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan atau para Kepala Sekolah yang bersangkutan. Ijin Mendirikan Bangunan bukanlah sebatas penarikan retribu si buat pemerintah daerah, namun lebih penting adalah untuk memberi kan keamanan dan keselamatan bangunan itu sendiri. Kalau gedung sekolah dibangun sudah selayak-nya mempertimbangkan keselamat an pengguna bangunan tersebut. Demikian pula kepatuhan para Kepala Sekolah yang bersangkutan terhadap PERDA yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya yang menyangkut masa lah perijinan pada saat mendirikan/ menambah/merubah bangunan di sekolahnya masing masing.

Bilamana pendirian/penam-bahan/perubahan bangunan yang dilakukan salah satu instansi pemerintah sudah tidak mau mentaati peraturan, maka dapat dipastikan hal ini akan dijadikan contoh bagi masyarakat untuk tidak mentaati semua aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Oleh karena itu perlu segera dicarikan solusi yang baik, agar semua pihak dapat menyadari hak dan tanggung jawabnya sebagai bagian daripada aparatur pemerintah yang bertanggung jawab. Pada penerbitan berikut akan diulas tanggapan dari para pejabat Pemkab terkait dengan adanya kerugian tersebut disertai dengan pembahasan dan solusi nya. Semoga para pejabat yang terkait dapat memberikan tanggap-an positif terhadap permasalahan ini dengan sebaik-baiknya. (SP/ZA)
Selengkapnya...

Jumat, 11 Juni 2010

Taman Kanak-Kanak Aisiyah Bustanul Athfal IV


Taman Kanak Kanak Islami yang berada dibawah naungan orga nisasi keagamaan tepatnya Aisiyah Cabang Lawang ini terletak di jalan Ngamarto Nomor 394, Lawang. Visi sekolah adalah mence tak generasi penerus yang berkepri badian dan berakhlakul karimah.
Sedang misinya adalah :
* membina dan menyiapkan putera/puteri yang sholeh dan sholi khah agar menjadi kader bangsa yang intelek dan tawakal.
* mendorong kemajuan pro ses kegiatan TK
* menciptakan suasana kiner ja yang harmonis.

Adapun sarana yang dimiliki sekolah adalah :
* ruang kelas, yang terdiri dari 2 ruangan untuk 2 (dua) rombo ngan belajar.
* Ruang Penunjang yang terdiri dari ruang kantor, ruang guru, kamar mandi, gudang, dapur, ruang bermain diluar, ruang UKS, ruang komputer dan ruang baca.

Kegiatan Ekstra Kurikuler yang disediakan adalah :
* baca tulis huruf al Qur’an
* mempergunakan sempoa
* menggambar
* pengenalan komputer.

Sekolah yang didirikan sejak tahun 1993 ini menempati sebuah bangunan milik sendiri yang dipero leh dari wakaf umat Islam seluas 225 m2 yang berdiri disebelah masjid Darul Arqom. Dengan demikian siswa/siswi akan lebih mudah dalam praktek kehidupan keagamaan. Apalagi ditunjang dengan susana sejuk yang datang dari lembah dise belah selatan sekolah. Saat ini Taman Kanak Kanak Bustanul Athfal IV ini membuka pendaftaran siswa baru untuk kegiat an pembelajaran tahun 2009/2010. Pendaftaran dapat dilakukan di sekolah setiap hari kerja. Keterangan lebih lanjut ten tang pendaftaran siswa baru dapat menghubungi (0341 ) 423454 atau langsung kesekolah. (Nung/Ruq)
Selengkapnya...

Kamis, 10 Juni 2010

Taman Kanak-Kanak Aisiyah Bustanul Athfal III


Taman Kanak Kanak Islami yang berada dibawah naungan orga nisasi keagamaan tepatnya Aisiyah Cabang Lawang ini terletak di jalan Ahmad Yani Nomor 244, Sumber Porong - Lawang.
Beberapa kegiatan yang di sajikan dalam penyelenggaraan pembelajaran, antara lain :
* kunjungan rumah
* kunjungan wisata
* Out bond
* pengenalan komputer
* pengenalan bahasa Arab dengan membaca Al Qur’an
* pengenalan bhs Inggris.
* manasik haji

Adapun sistim pengembang an pengetahuan dan kecerdasan dengan kurikulum berbasis kompe tensi dengan fasilitas yang mema dai, antara lain :
* ruang kelas dan tempat bermain yang sangat memadai.
* pembimbing/pengajar dan pendidik dengan latar belakang berpendidikan S1, PGTK, D 3 dan SLTA.

Walaupun posisi dan letak Taman Kanak Kanak Islami sangat jauh dari pusat kota Lawang, akan tetapi letak yang sangat berdekatan dengan komplek Rumah Sakit Jiwa Sumber Porong telah menjadikan sekolah ini menjadi tumpuan harapan masyarakat sekelilingnya. Terutama dari karyawan RSJ yang dengan kepercayaan sepenuhnya telah memilih sekolah ini sebagai wahana pembelajaran putera puteri nya.

Suasana sejuk karena bera da lebih dekat dekat daerah pegunungan telah menjadikan siswa siswa sekolah ini tampak lebih segar dan lebih ceriah dalam menerima proses pembelajaran yang diberikan. Saat ini Taman Kanak Kanak Bustanul Athfal III ini membuka pendaftaran siswa baru untuk kegiat an pembelajaran tahun 2009/2010. Pendaftaran dapat dilakukan di sekolah setiap hari kerja. Keterangan lebih lanjut ten tang pendaftaran siswa baru dapat menghubungi 081333378273 atau langsung kesekolah. (Nung/Ruq)
Selengkapnya...

Rabu, 09 Juni 2010

Taman Kanak-Kanak Aisiyah Bustanul Athfal II


Taman Kanak Kanak Islami yang berada dibawah naungan orga nisasi keagamaan tepatnya Aisiyah Cabang Lawang ini terletak di Jalan Dr Cipto Nomor 28, Bedali Lawang. Visi sekolah ini adalah men cetak generasi penerus yang berke pribadian dan berakhlakul karimah.

Untuk mencapai visi tersebut dilakukan dengan misi sekolah yang antara lain :
* turut serta membina dan menyiapkan putera/puteri yang sholeh dan sholikhah agar menjadi kader bangsa yang intelek dan tawakal.
* ikut membangun bangsa dalam upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan usia dini yang islami.
* mendorong kemajuan proses kegiatan TK dan Play Group.

Taman Kanak Kanak Islami ini mempunyai beberapa ruang pen dukung pembelajaran, antara lain :

1. Ruang kantor yang terdiri dari ruang tamu, ruang Kepala Seko lah dan Guru serta ruang UKS.
2. Ruang Kelas
3. Ruang Serba Guna, yang terdiri dari ruang komputer, ruang KBB didalam dan ruang perpusta kaan.
4. Ruang KBB diluar.
5. Kamar mandi dan WC
6. Tempat cuci tangan
7. Gudang dan dapur.

Dengan berbagai fasilitas yang dipunyai, Taman Kanak Kanak Islami ini sedang membuka pendaf taran siswa baru untuk kegiatan pembelajaran tahun 2009/2010. Pendaftaran dapat dilakukan di sekolah setiap hari kerja. Keterangan lebih lanjut ten tang pendaftaran siswa baru dapat menghubungi 0341-426554 atau langsung kesekolah. Demikian ditu turkan pihak sekolah kepada Media Pendidikan. (Nung/Ruq)
Selengkapnya...

Selasa, 08 Juni 2010

Taman Kanak-Kanak Aisiyah Bustanul Athfal I


Taman Kanak Kanak Islami yang berada dibawah naungan orga nisasi keagamaan tepatnya Aisiyah Cabang Lawang ini terletak di jalan Sumber Suko II Nomor 63 Lawang. Visi sekolah adalah bersama pemerintah memajukan dan mencer daskan kehidupan bangsa.
Untuk mencapai visi tersebut dibuat misi sekolah yang meliputi :
* sebagai tempat yang tepat untuk mencetak generasi islami yang tangguh sesuai dengan Qur’an dan Hadist.
* praktek langsung sesuai tema untuk memperdalam daya kompeten anak didik.
* praktek langsung dalam kegiatan-kegiatan sosial untuk mengembangkan rasa sosial dan kepedulian terhadap sesama.
* memajukan dan mengem bangkan pengetahuan umum dan agama serta ketrampilan untuk kemajuan tunas bangsa.


TK ini mempunyai kelebihan yang dibanggakan yaitu :
* ketrampilan akademi
* model belajar kelompok dan area.
* pengembangan daya kognitif dan psikomotorik anak didik melalui kegiatan ekstra kurikuler dan intra kurikuler.

Dengan dilengkapi berbagai fasilitas belajar yang meliputi 5 ruang kelas, ruang kantor, koperasi anak, masjid, panti asuhan dan ruang bermain didalam dan diluar sekolah.
Beberapa kegiatan yang di sajikan dalam penyelenggaraan pembelajaran, antara lain :
* manasik haji
* pondok ramadhan
* baca tulis al Qur’an
* peringatan hari besar Islam
* komputer
* seni tari
* menggambar
* karya wisata
* drum band.

Saat ini Taman Kanak Kanak Bustanul Athfal I ini membuka pendaftaran siswa baru untuk kegiat an pembelajaran tahun 2009/2010. Pendaftaran dapat dilakukan di sekolah setiap hari kerja. Keterangan lebih lanjut ten tang pendaftaran siswa baru dapat menghubungi 0341-429331 atau langsung kesekolah. (Nung/Ruq)
Selengkapnya...

Senin, 07 Juni 2010

SMK Kartika IV - 2 Lawang


Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak di Kecamatan Lawang sebelah barat atau tepatnya dijalan Argopuro Nomor 52 ini dapat dikatakan telah berhasil mencetak tenaga kerja yang bekerja diberbagai perusahaan diseluruh Indonesia. Dengan 3 tiga jurusan akademi yang disediakan, SMK ini dengan percaya diri menyatakan akan lebih keras lagi bekerja untuk meningkatkan prestasi sekolah, baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik.

Saat ini berbagai fasilitas telah berhasil disediakan sekolah ini untuk mencapai kredibilitas yang lebih baik, antara lain (1) untuk jurusan Otomotif, (2) untuk jurusan Teknik Mesin dan (3) untuk jurusan komputer dan Jaringan. Tujuan program keahlian teknik pemesinan, program keahlian teknik mekanik otomotif dan program keahlian teknik komputer dan jaringan telah mengacu pada isi UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 dan pasal 15, yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mem persiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dibidang tertentu.


3 Visi SMK Kartika IV-2 adalah (1) menjadikan siswa yang beriman dan bertaqwa, cerdas, terampil, berbudi pekerti luhur dan mampu bersaing untuk meraih prestasi, (2) menjadikan siswa berwawasan budaya industri, (3) menjadikan tamatan siswa yang mampu berkompetensi didunia kerja tingkat menengah.

Sedangkan Misi-nya adalah (1) yayasan dan sekolah bersama-sama instansi terkait (du/di), menciptakan mekainsme kerja yang harmonis guna meningkatkan imtaq dan imtek dalam berbagai kegiatan, (2) yayasan dan se kolah bersama-sama instansi terkait (du/di), memberikan motivasi, penghargaan untuk meningkatkan kecerdasan dan ketrampilan siswa, (3) yayasan dan sekolah bersama-sama instansi terkait (du/di), menghormati nilai dan norma sehingga menjadikan siswa berbudaya untuk mampu bersaing, mandiri serta dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehing ga terwujud manusia Indonesia seutuhnya.

Dalam berbagai kegiatan di kalangan masyarakat Lawang khususnya pada hari hari nasional, sekolah ini selalu tampil dan berpartisipasi aktif untuk menunjuk kan eksistensinya pada masyara kat. Demikian pula dalam event tingkat daerah dan tingkat Malang Raya. Saat ini Sekolah Menengah Kejuruan Kartika IV-2 ini sedang mengadakan pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2009/2010 yang dilakukan dikantor sekolah di Jalan Argopuro Nomor 152, Lawang Kabupaten Malang. Demikian diinformasikan kepada wartawan MP. (Nung/MP)
Selengkapnya...

Minggu, 06 Juni 2010

Taman Kanak-Kanak Permata Sari


Taman Kanak Kanak Islami yang terletak dikomplek kolam pemancingan yang indah ini mempu-nyai visi “dengan pendidikan yang profesional dan dilandasi semangat yang tinggi mewujudkan pribadi yang bertanggung jawab, beriman, disiplin dan berprestasi.
Untuk mencapai visi tersebut ditetapkan misi sebagai berikut :
* menyelenggarakan pendi dikan yang bermutu dan terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.
*menciptakan suasana ling kungan bermain dan belajar yang menyenangkan.
* menumbuhkan penghayat an dan pengamalan agama Islam.
* mengenal pribadi anak secara wutuh.
* membangun sifat peduli.
*Membangun komunikasi yang sehat, bermakna dan mena-namkan kejujuran.

Sedangkan kegiatan yang di berikan pada siswa/siswi adalah :
* mengaji
*belajar membaca, menulis dan berhitung (clistung).
* bahasa Inggris.
* komputer.

Untuk menunjang tercapai-nya maksud tersebut, diberikan kegiatan tambahan, antara lain :
* praktik manasik haji
*kebersamaan (makan ber sama.
*pondok ramadhan, sholat berjama’ah.
*lebaran disekolah
*gerak jalan dan pawai
*berkirim surat ke pos
*ajang kompetisi.

Saat ini TK Permata Sari sedang membuka pendaftaran baru yang dimulai tanggal 25 Maret sam pai dengan 28 Juni 2009. Tempat pendaftaran dilakukan disekolah yang terletak di Jalan Tawangsari Nomor 44, Kecamatan Lawang - Kabupaten Malang atau melalui telepon 0816557503. (Nung/Ruq)
Selengkapnya...

Sabtu, 05 Juni 2010

Sholat Jum'at Bersama Presiden


Manusia hidup dalam kehidupan didunia tentu di berikan kesempatan oleh Allah sang Pencipta yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang untuk mengala mi beberapa kejadian yang tidak mungkin dilupakan dalam sejarah kehidupan nya. Semua manusia tidak terkecuali pada siapapun, Allah akan memberikan su atu pengalaman yang sa-ngat berharga dalam kehi dupannya. Demikian juga yang kami alami tatkala kami pergi ke ibukota bersama dengan teman akrab kami. Kami menemani teman akrab kami untuk menyele saikan beberapa urusan di kantor Mahkamah Agung dan Sekretariat Negara. Karena tepat pada hari Jum’at, maka teman kami menjanjikan akan membawa kami untuk nan tinya sholat Jum’at di mas jid Baiturrochiem yang ter letak di komplek instana negara.

“Kalau kamu punya keberuntungan, tentu nanti bisa sholat Jum’at dengan bapak presiden SBY “ kata nya kepada kami. Dalam perjalanan me ngurus urusan teman akrab kami tersebut, kami selalu berdoa agar apa yang dijanjikan teman kami itu menjadi kenyataan.


Kami tidak bisa mem bayangkan, betapa orang dari kota kecil diwi layah Kabupaten Malang dapat bersholat Jum’at bersama presiden SBY di masjidnya presiden sendiri lagi, oh suatu yang istimewa. an ketika waktu su dah menunjukkan jam 11 lebih 15 menit, teman kami langsung mengajak kami kearah gedung Sekretariat Negara. Kemudian kami berjalan menuju ke masjid Baiturrochiem yang berada tepat dibelakang istana presiden.

Setelah menjalani pe meriksaan, kami langsung berwudhu’ dan melakukan sholat tahiyatul masjid. Dan ketika kami selesai melaksanakan sholat, tampak bapak presiden SBY dikawal PASPAMPRES me nuju masjid, melewati kami dan duduk dishaf terdepan. Setelah sholat Jum’at selesai, kami juga diberi kesempatan untuk bersa-laman dengan presiden SBY yang didampingi oleh PANGAB, MENSEKAB dan Andy Malarangeng. Alhamdulillah! (Nanung/Lawang)
Selengkapnya...

Jumat, 04 Juni 2010

Lembaga Pendidikan Ma'arif - Sekolah Dasar Islam Lawang


Sekolah Dasar Islam NU Lawang adalah lembaga yang ber-ada dibawah naungan Yayasan Ma’ arif Lawang yang berdiri sejak tahun 1949 sampai sekarang. SD Islam NU Lawang ini mempunyai fasilitas berupa gedung sekolah milik sendiri, Laboratorium Komputer, Laboratorium IPA, UKS dan perpustakaan yang dikelola oleh tenaga pendidikan yang ber-kompeten dibidangnya.

Visi SD Islam NU adalah mewujudkan insan yang ber-imtaq dan ber-iptek tinggi, cerdas, kreatif, mandiri dan berakhlakul karimah.
Misinya adalah membentuk generasi muslim yang berwawasan global.
Keunggulan yang dipunyai adalah pendidikan agama yang diberikan secara terperinci dan berkesinambungan, hafalan do’a, hafalan surat surat pendek dan hafalan asmaul husna setiap hari.

Tambaha n ekstra kurikuler (muatan lokal) adalah meliputi baha sa Arab, Bahasan Inggris dan Baha sa Jawa disertai dengan ketrampil-an dibidang komputer, sempoa, ke pramukaan, bela diri, al banjari dan BTQ.

Segudang prestasi telah ber hasil diraihnya, antara lain sebagai juara pertama Lomba Tartil Qur’an Tik Propinsi, Lomba Karate DO kelas 25 kg Tk Propinsi, Kejurda Lemkari kelas 30 kg Tk Propinsi, Lomba Hafalan surat pendek Tk kabupaten, Lomba MTQ Tk Kabu paten, Lomba Fashion Tk Kabupa- ten, Lomba Pramuka Penggalang Tk Kecamatan, Lomba Tartil Qur’an Tk Kabupaten dan Juara 1 Nilai UASBN TP.2007/2008 Tk SD Swasta se-kecamatan Lawang. Saat ini SD Islam NU sedang menerima pendaftaran sis wa baru (PSB) untuk Tahun Ajaran 2009/2010. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kantor sekolah di Jalan Untung Suropati Nomor 12, Kecamatan Lawang - Kabupaten Malang atau 0341 - 424432 dan 421010.
(Nung/Ruq).
Selengkapnya...

Kamis, 03 Juni 2010

Profil SMK PGRI Lawang


Berbagai kegiatan dan usaha telah dilakukan oleh Kepala Sekolah dan segenap jajaran Dewan Guru beserta staf untuk terus membangun dan mengembangkan SMK PGRI Lawang. SMK PGRI Lawang sebagai lembaga yang baru berusia 2 tahun terus berupaya untuk menggandeng dunia industri dengan harapan agar para siswa setelah lulus nantinya dapat langsung bekerja dibidangnya masing-masing. Dibawa komando Drs.Lulut Prabudi MSi SMK PGRI Lawang setiap hari sabtu selalu menerapkan pembe lajaran Learning Factory ( Belajar di Pabrik / Dunia Industri ) baik yang kelas X maupun kelas XI, dengan demikian diharapkan siswa benar-benar matang dalam menyerap ilmu dan dapat menerapkan etika kerja yang baik. Etituce dan Etika kerja perlu untuk ditanamkan sedini mungkin kepada para peserta didik agar nantinya anak-anak benar-benar siap untuk bekerja didunianya dengan sebaik-baiknya.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut diatas Drs.Lulut Prabudi M.Si selaku Kepala Sekolah dibantu dengan beberapa staf yang menguasai dibidangnya antara lain sebagai berikut :

Kaur Humas
Luqman Hidayat, S.Pd.

Kaur Sarana & Prasarana
Wiwik Yustinayanti

Kaur Kesiswaan
Pudji Tjahjono ST

Kaur Kuri kulum
Andy Witjaksono ST

Kepala Program Keakhlian :
Kaproli Teknik Otomotif & BP
Drs.Suhartono MBA

Kaproli Teknik Komputer dan Jaringan
Luqman H SPd

Kaproli Teknik Kimia Industri
Ir.Bambang

Dengan usia yang relative muda namun dengn hasil kerja keras semua staf SMK PGRI Lawang sampai hari ini memiliki 6 kelas rombongan belajar.\, dimana saat ini untuk siswa yang dikelas XI telah dan sedang melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di dunia insdustri sesuai bidangnya sbb :

Untuk kelas XI Program Teknik Otomotis di Astra Honda Motor Malang Raya
Untuk kelas XI Program Teknik Komputer & jaringan di Indosat Cab.Malang
Untuk kelas XI Program Teknik Kimia Industri di PT.Tri Surya Plastik


VISI
* mendidik merupakan ibadah untuk menjadikan insan yang beriman dan bertaqwa, cerdasm terampil, kreatif, tangguh dan berbudi pekerti luhur yang mampu bersaing dari kompeten dibidang teknologi.
* menjadikan siswa yang berwawasan budaya indudtri dan mandiri.

MISI
* sekolah bersama-sama instansi terkait (DU/DI) menciptakan mekanisme pengembangan yang harmonis guna meningkatkan IMTAQ dan IPTEK dalam berbagai kegiatan
* membentuk siswa dengan memberikan motivasi, penghargaan untuk meningkatkan kecerdasan dan ketrampilan siswa dalam bidang teknologi dengan dasar keimanan dan ketaqwaan
* membentuk siswa untuk dapat menghormati nilai dan norma sehingga menjadikan siswa berbuadaya, cakap, kreatif, tangguh, disiplin untuk mampu bersaing, mandiri serta dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahunan dan teknologi dan bermental kerja
* membentuk siswa menjadi tenaga siap kerja dan siap pakai yang memiliki keahlian ditingkat memengah atau operator teknologi
Selengkapnya...

Rabu, 02 Juni 2010

Raden Harjuno - Lelananging Jagad Panengahing Pandawa


Bagi para penggemar lakon wayang, nama Raden Harjuno me rupakan hal yang tidak asing lagi Hal ini disebabkan pada hampir setiap lakon satria panengahing Pandawa ini akan selalu ada. Seorang satria yang gemar bertapa dan berperang membela kebenaran dijagad pewayangan. Apa, mengapa dan bagaima na sampai satria ini begitu populer, tentu saja membutuhkan approach yang sangat komprehensif untuk lebih mendalami sosok satria yang menjadi kebanggaan para dewa dan juga kebanggan keluarga besar Bharata.

Ada beberapa lakon yang per lu disimak dari perjalanan satria ini dalam pewayangan, antara lain lakon Wahyu Makutoromo, lakon Begawan Ciptoning, lakon Lahirnya Wisanggeni serta lakon Bhagawad Gita yang sangat termasyhur itu. Dalam lakon Wahyu Makuto romo dikisahkan bahwa dalam mela kukan tapa brata, sang satria berte mu dengan Begawan Kesawasidi yang menganugerahi wahyu Maku toromo dan memberitahukan ada nya signal tentang ratu adil yang bakal memerintah negara Ngastina yang bernama Raden Parikesit yang tidak lain adalah anak dari Raden Abimanyu puteranya sendiri. Dengan demikian Sang Ratu Adil adalah cucunya sendiri.


Demikian pula dengan lakon Begawan Ciptoning yang mencerite rakan perjalanan jiwa sang satria yang telah mencapai puncaknya sehingga dapat menjadikan dirinya menjadi seorang begawan yang bergelar Begawan Ciptoning. Lakon lahirnya Wisanggeni merupakan lakon sang satria yang berhasil mengawini bidadari dan berputera seorang satria yang sangat sakti mandraguna dan manunggal dengan Sang Hyang Wenang yaitu Raden Bambang Wisanggeni. Kemudian lakon yang sangat terkenal adalah lakon percakapan antara Shri Kresna yang menjelma kan dirinya menjadi Betara Wisnu dengan sang satria karena adanya keraguan dalam menghadapi ada nya perang Baratayudha, dimana percakapan suci ini telah dibukukan dengan judul Bhagawat Gita atau Nyanyian Suci dan telah diterjemah kan dalam berbagai bahasa didunia internasional.

Ada juga penggemar wayang yang kurang senang dengan sang satria ini disebabkan dalam berba gai ceritera sering dikonotasikan sebagai play boy karena banyak wanita yang menggandrunginya. Akan tetapi bila dipelajari dengan seksama lakon dari sang satria ini, maka akan banyak yang dapat diambil sebagai suatu pelajar an tentang kehidupan ini. Karena dalam lakon lakonnya, sang satria akan selalu dapat menunjukkan kelebihannya sebagai satria yang setengah dewa.

Raden Harjuno merupakan simbol seorang satria sejati dengan berbagai pengalaman kehidupan, baik secara sare’at maupun secara hakekat sampai makrifat. Tak dapat disangkal, bahwa dari lima orang Pandawa yang selalu mendapat pengawalan dari Semar serta perlin dungan dari Kresna adalah sang sa tria itu sendiri. Semar dan anak-anaknya yang merupakan simbol kerakyatan dan Kresna penjelmaan Batara Wisnu yang merupakan simbol kuasa dewata dalam mengatur kehidupan selalu melingkupi kehidupan sang satria sejati lelananging jagad. Oleh karenanya untuk lebih mengenal sang satria, pada terbitan berikutnya akan dimulai dengan menyajikan lakon-lakon sang satria ini dalam jagad dunia pewayangan. (Ki Dalang)
Selengkapnya...

Selasa, 01 Juni 2010

Pendanaan Pendidikan Menurut Mendagri Dalam Surat Edaran Nomor 903/2706/ SJ Tanggal 8 September 2008

Dalam pasal 31 ayat (4) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di nyatakan dengan jelas bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendiikan nasional. Kemudian dalam pasal 49 ayat (1) Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 dijelaskan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan beaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Lebih lanjut dalam pasal 80 ayat (1) Peraturan Pemerintah No mor 48 Tahun 2008 dinyatakan bah wa anggaran belanja untuk melaksa nakan fungsi pendidikan pada sektor pendidikan dalam Anggaran Pendapatn dan Belanja Negara seti ap tahun anggaran sekurang kurangnya dialokasikan 20% dari Belanja Negara. Dan pada pasal 81 ayat (1) dinyatakan bahwa anggar an belanja untuk melaksanakan fungsi pendidikan pada sektor pendi dikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setiap tahun anggaran sekurang-kurangnya di alokasikan 20% dari belanja daerah.

Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa berdasarkan paraturan perundang-undangan ter sebut diatas, maka alokasi ang garan untuk melaksanakan fungsi pendidikan (diluar gaji pendidik dan beaya pendidikan kedinasan) ada lah sebesar 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan 20% dari Anggaran Penda patan dan Belanja Daerah. Akan tetapi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia rupanya mempunyai penafsiran tersendiri dalam persepsinya yang dituang-kan dalam Surat Edaran Nomor 903/2706/SJ tertanggal 8 Septem-ber 2008 perihal Pendanaan Pendi dikan dalam APBD Tahun 2009.

Surat Edaran yang ditujukan kepada Gubernur, Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Provinsi, Kabupa ten/Kota se Indonesia itu berisikan hal hal sebagai berikut :
1. Dalam rangka mencer daskan kehidupan bangsa, peme rintah bertekad untuk mereali sasikan kebijakan pendidikan melalui program dan pendanaan secara konsisten dan berke sinambungan dengan mengaloka sikan anggaran belanja untuk melaksanakan fungsi pendidikan pada tahun anggaran 2009 se-kurang kurangnya sebesar 20% dari belanja negara dan 20% dari belanja daerah.

2. Untuk menyamakan per-sepsi terhadap alokasi belanja fung si pendidikan dalam Anggaran Pen-dapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagaimana butir 1, diper-lukan penjelasan terkait dengan ruang lingkup belanja fungsi pendi dikan tersebut dan pemahaman ter hadap total belanja daerah sebagai dasar dalam penetapan besaran alokasi 20%.

3. Alokasi untuk belanja fungsi pendidikan sebagaimana bu-tir 2, meliputi komponen :
a. Belanja Langsung merupa kan belanja untuk kegiatan fungsi pendidikan (belanja honorarium / upah, barang dan jasa dan belanja modal) pada Dinas Pendidikan tidak termasuk belanja untuk pendidikan kedinasan.
b. Belanja Tidak Langsung terdiri dari :
1) Gaji tenaga kependidikan (Guru, Pamong Belajar, Fasilitator, Penilik, Pengawas Sekolah dan Pe ngawas Mata Pelajaran dan sebut-an lain yang sesuai dengan kekhu-susannya);
2) Gaji PNS Dinas Pendidik-an.
3) Bantuan Keuangan Kab/ Kota untuk fungsi pendidikan;
4) Hibah untuk fungsi kepen didikan.
5) Bantuan Sosial (Beasis-wa Pendidikan untuk masyarakat).
6) Otonomi Khusus untuk fungsi pendidikan (NAD & Papua).

4. Total belanja daerah meru pakan total belanja seluruh SKPD tidak termasuk alokasi anggaran untuk kegiatan lanjutan yang belum selesai tahun sebelumnya.

5. Besaran alokasi fungsi pendidikan sebesar 20% diperhi-tungkan dari total belanja fungsi pendidikan sebagaimana butir 3 di-bagi dengan total belanja daerah sebagaimana butir 4.

6. Sejalan dengan hal tersebut, diminta perhatian Sdr Gubernur, Bupati/Walikota serta pimpinan DPRD untuk mengambil langkah langkah dalam pengaloka-sian dana fungsi pendidikan sesuai kebijakan pemerintah dan amanat peraturan perundang-undangan dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2009.

Bahkan sebagai penjelasan, dilampirkan pula contoh perhitung-annya sebagaimana tertuang dalam lampiran II Surat Edaran Men teri Dalam Negeri tersebut. Dengan dasar Surat Edaran tersebut Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota me-nyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-nya masing masing yang intinya alokasi anggaran pendidikan sebesar 20% dari total belanja daerah adalah sudah terma suk belanja tidak langsung yang ter diri dari gaji pendidik dan beaya pen didikan kedinasan.

Sebagai ilustrasi dapat dilihat APBD Pemerintah Kabu paten Malang pada tahun anggaran 2009, jumlah anggaran pendidikan secara keseluruhan adalah sebesar Rp.617.860.729.000,00 sedangkan jumlah belanja SKPD yang ada Rp.1.509.170.724.000,00, sehingga jumlah anggaran pendidikan adalah 40,94%. Luar biasa bukan? Akan tetapi bila gaji pendidik dan PNS dilingkungan pendidikan tidak dimasukkan, maka jumlah anggaran belanja bidang pendidikan hanyalah Rp.80.829.100.000,00 atau sekitar 5,35 %. Sehingga amat pantas jikalau Pemerintah Kabupaten Malang akan sangat kesulitan untuk mendukung program pemerin tah melalui Menteri Pendidikan Nasional untuk menggratiskan SDN dan SMPN diwilayah kerjanya. Dengan adanya dilemma tersebut diatas, redaksi akan men-coba untuk menghubungi Pemerin-tah Pusat guna mengklarifikasikan agar tidak timbul kesalah pahaman diantara pemerintah daerah dan masyarakat dalam masalah penda-naan pendidikan. (Tim Redaksi)
Selengkapnya...